عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّهُ أَخْبَرَهُ أَنَّ
أَبَاهُ تُوُفِّيَ وَتَرَكَ عَلَيْهِ ثَلَاثِينَ وَسْقًا لِرَجُلٍ مِنْ
يَهُودَ فَاسْتَنْظَرَهُ جَابِرٌ فَأَبَى فَكَلَّمَ جَابِرٌ النَّبِيَّ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَشْفَعَ لَهُ إِلَيْهِ فَجَاءَ
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَلَّمَ
الْيَهُودِيَّ لِيَأْخُذَ ثَمَرَ نَخْلِهِ بِالَّذِي لَهُ عَلَيْهِ فَأَبَى
عَلَيْهِ وَكَلَّمَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
أَنْ يُنْظِرَهُ فَأَبَى وَسَاقَ الْحَدِيثَ
2884. Dari Jabir bin Abdullah: Bapaknya meninggal dunia dan membebankan utang padanya sebanyak tiga puluh wasaq (enam puluh sha') kepada
seorang Yahudi. Jabir lalu minta agar Yahudi tersebut memberi tenggang
waktu, namun Yahudi tersebut tidak mau, maka Jabir mengadu kepada
Rasulullah SAW, Rasulullah SAW lalu datang dan meminta Yahudi tersebut
untuk mengambil buah kurma Jabir untuk melunasi utangnya, namun Yahudi
tersebut tidak mau, maka Rasulullah SAW meminta Yahudi tersebut untuk
memberi tenggang waktu, namun Yahudi tersebut tidak mau juga. Jabir
menceritakan hadits tersebut sampai akhir....(Shahih:Bukhari)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar