عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ
امْرَأَةً قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّي افْتُلِتَتْ
نَفْسُهَا وَلَوْلَا ذَلِكَ لَتَصَدَّقَتْ وَأَعْطَتْ أَفَيُجْزِئُ أَنْ
أَتَصَدَّقَ عَنْهَا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
نَعَمْ فَتَصَدَّقِي عَنْهَا
2881.
Dari Aisyah: Seorang perempuan berkata, "Wahai Rasulullah! Ibuku
meninggal dunia secara mendadak. Jika tidak demikian tentu dia akan
bersedekah dan memberi sesuatu, maka apakah aku boleh bersedekah
untuknya?" Rasulullah SAW bersabda, "Iya, bersedekahlah untuknya.'" {Shahih: Muttafaq 'Alaih)
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ
رَجُلًا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّي تُوُفِّيَتْ
أَفَيَنْفَعُهَا إِنْ تَصَدَّقْتُ عَنْهَا فَقَالَ نَعَمْ قَالَ فَإِنَّ
لِي مَخْرَفًا وَإِنِّي أُشْهِدُكَ أَنِّي قَدْ تَصَدَّقْتُ بِهِ عَنْهَا
2882.
Dari Ibnu Abbas: Seorang laki-laki berkata, "Wahai Rasulullah, Ibuku
meninggal dunia, apakah berguna jika aku bersedekah untuknya?"
Rasulullah SAW bersabda, "Iya" Laki-laki tersebut berkata, "Aku
mempunyai sebuah kebun yang sedang berbuah dan aku ingin engkau
menyaksikan bahwa aku telah menyedekahkan kebun tersebut untuk ibuku." (Shahih: Bukhari)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar